Selasa, 25 Januari 2011

Gangguan dan Kelainan pada Tulang & Sendi

Orang yang mengalami patah tulang biasanya dirawat dengan memasang ”gips” pada daerah tulang yang patah, misal kaki.

Menurut Anda apa maksud kaki orang itu ”di gips”?
Dapatkah tulangnya yang patah itu tersambung kembali?

Patah tulang merupakan salah satu dari gangguan atau kelainan pada tulang. Kelainan atau gangguan tersebut sering terjadi dan dapat Anda amati di sekitar Anda. Selain karena gangguan mekanis (misalnya pada patah tulang), kelainan tulang dapat terjadi akibat infeksi, gangguan fisiologis, gangguan persendian, dan kesalahan sikap.


Gangguan Mekanis

Gangguan mekanis pada tulang dapat terjadi akibat jatuh atau benturan dengan benda keras (pukulan). Gangguan ini dapat menyebabkan hal-hal berikut.

Fisura atau retak tulang, dapat diperbaiki karena periosteum akan membentuk kalus (sambungan).

Fraktura atau patah tulang, umumnya terjadi pada tulang pipa. Apabila tulang yang patah sampai keluar kulit disebut patah tulang terbuka, sedangkan jika tidak sampai keluar kulit disebut patah tulang tertutup.

Memar sendi, apabila selaput sendi mengalami robek.

Urai sendi yaitu memar sendi yang diikuti lepasnya ujung tulang dari persendian.


Gangguan Fisiologis

Gangguan ini mengakibatkan kelainan di antaranya berupa:

Hidrocephalus yaitu suatu kelainan yang ditandai pengumpulan abnormal cairan spinal dan terjadi pelebaran rongga dalam otak sehingga kepala membesar, disebut juga megalochephalus.

Mikrocephalus yaitu gangguan pertumbuhan tulang tengkorak akibat kekurangan zat kapur saat pembentukan tulang pada bayi.

Osteoporosis yaitu pengeroposan tulang yang terjadi karena kekurangan hormon sehingga tulang mudah patah dan rapuh.

Rakhitis yaitu gangguan tulang karena kekurangan vitamin D. Biasanya terjadi pada anak-anak dalam masa pertumbuhan. Akibatnya pertumbuhan tulang terganggu sehingga bentuk kaki membelok keluar (berbentuk huruf X) atau membengkok ke dalam (berbentuk huruf O


Kesalahan Sikap

Kesalahan sikap (misal sikap duduk) dapat mengakibatkan beberapa kelainan berikut.



Lordosis yaitu jika bagian leher dan panggul terlalu membengkok ke depan.

Kifosis yaitu jika bagian punggung terlalu membengkok ke belakang.




Skoliosis yaitu jika bagian punggung membengkok ke kanan atau ke kiri.

Gangguan Persendian

Persendian dapat mengalami beberapa kelainan atau gangguan, di antaranya sebagai berikut.

Ankilosis yaitu persendian yang tidak dapat digerakkan karena seolah-olah kedua tulang menyatu.

Dislokasi yaitu sendi bergeser dari kedudukan semula.

Terkilir atau keseleo yaitu tertariknya ligamen akibat gerak yang mendadak.

Artritis yaitu peradangan pada satu atau beberapa sendi dan kadang-kadang posisi tulang mengalami perubahan



Infeksi Sendi

Kelainan tulang akibat infeksi antara lain sebagai berikut.

Artritis eksudatif yaitu peradangan pada sendi dan terisi cairan nanah.

Artritis sika yaitu peradangan sendi sehingga rongga sendi menjadi kering (kekurangan minyak sinoval).

Layuh sendi atau layuh semu yaitu suatu keadaan tidak bertenaga pada persendian akibat rusaknyac akraepifisis tulang anggota gerak.

Nekrosis yaitu kerusakan pada cakraepifisis tulang hingga sebagian tulang mati dan mengering.

Kuman sifilis dan TBC juga dapat menyebabkan infeksi sendi.



Sumber :
http://www.ardianrisqi.com/2010/10/gangguan-dan-kelainan-pada-tulang-sendi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar